Rabu, 20 Januari 2016

LAPORAN KEUANGAN DAN INDIKATOR KINERJA PERUSAHAAN

Laporan keuangan dapat diartikan sebagai laporan pertanggung jawaban manajer atau pimpinan perusahaan atas pengelolaan perusahaan yang dipercaya kepada pihak-pihak luar perusahaan. Pihak-pihak luar ini terdiri atas pemilik perusahaan, pemerintah, kreditor, dan pihak lain yang berkepentingan. Menurut Harahap (2006) berpendapat bahwa laporan keuangan merupakan laporan yang berisi gambaran keadaan keuangan serta hasil usaha dari sebuah perusahaan disaat atau kurun waktu tertentu. Laporan keuangan tersebut dikeluarkan oleh suatu perusahaan merupakan ringkasan dari harta, kewajiban, dan kinerja operasi selama suatu periode akuntansi tertentu. Pada umumnya laporan keuangan terdiri dari tiga hal utama, yaitu neraca, laporan, laba rugi, dan laporan perubahan modal.
Laporan keuangan bertujuan untuk membantu pemakai dalam memperkirakan masa dapan perusahaan dengan cara membandingkan, mengevaluasi, dan menganalisis kecenderungan dari berbagai aspek keuangan perusahaan. Menurut munawir (2004) mengatakan bahwa laporan keuangan merupakan sebuah progress report atau laporan kemajuan. Laporan keuangan menggambarkan klasifikasi kegiatan ekonomi sebuah perusahaan atau ringkasan sejumlah transaksi keuangan dalam periode tertentu. Laporan keuangan itu memiliki peran penting di dalam maupun diluar perusahaan. Dari laporan keuangan dapat menjadi gambaran perusahaan, bagaimana kinerja keuangan serta manajemen perusahaan. Laporan keuangan itu dapat menilai apakah sebuah perusahaan memiliki kinerja yang baik atau tidak.
Kinerja perusahaan merupakan suatu gambaran tentang kondisi keuangan suatu perusahaan yang dianalisis dengan alat-alat analisis keuangan, sehingga dapat diketahui mengenai baik buruk keadaan keuangan suatu perusahaan yang mencerminkan prestasi kerja dalam periode tertentu. Hal ini sangat penting agar sumber daya digunakan secara optimal dalam menghadapi perubahan lingkungan. Penilaian kinerja keuangan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pihak manajemen agar dapat memenuhi kewajiban terhadap para penyandang dana dan juga untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Menurut halfert (1996) mengatakan bahwa kinerja perusahaan adalah hasil dari banyak keputusan individual yang dibuat secara terus menerus oleh manajemen. Dari pendapat tersebut dapat diketahui bahwa kinerja merupakan indikator dari baik buruk keputusan manajemen dalam pengambilan keputusan. Manajemen dapat berinteraksi dengan lingkungan interen maupun eksteren malalui informasi. Informasi tersebut lebih lanjut dituangka atau dirangkum dalam laporan  keuangan. Jadi laporan keuangan sangat penting bagi kinerja perusahaan.


DAFTAR PUSTAKA:
Harahap, Sofyan. 2006. Analisis Kritis Laporan Keuangan. Jakarta: Edisi Pertama, Raja Grafindo Persada.
S. Munawir. 2004.  Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta: Liberty.
Helfert. Erich. 1996. Teknik Analisis keuangan. Jakarta: Erlangga.


Sabtu, 16 Januari 2016

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

Manajemen sumber daya manusia (MSDM) merupakan salah satu bidang dari manajemen umum yang meliputi segi-segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Proses ini terdapat dalam bidang/ fungsi produksi, pemasaran, keuangan, atau kepegawaian. Karena sumber daya manusia dianggap semakin penting perannya dalam mencapai tujuan perusahaan, maka berbagai pengalaman dan hasil penelitian dalam bidang SDM dikumpulkan secara sistematis dalam apa yang disebut manajemen sumber daya manusia.

Manajemen sumber daya manusia bertujuan untuk meningkatkan kontribusi produktif orang-orang yang ada dalam perusahaan melalui sejumlah cara yang bertanggung jawab secara strategis, etis, dan sosial. Departemen SDM dikatakan penting karena departemen tersebut tidak mengontrol banyak faktor yang membentuk SDM misalnya: modal, bahan baku, dan prosedur.

Menurut Sastrohdiwiryo (2002) mengatakan bahwa manajemen tenaga kerja merupakan pendayagunaan, pembinaan, pengaturan, pengurusan, pengembangan unsur tenaga kerja, baik yang berstatus sebagai buruh, karyawan, maupun pegawai dengan segala kegiatannya dalam usaha mencapai hasil  yang sebesar-besarnya, sesuai dengan harapan usaha perorangan, badan usaha, perusahaan, lembaga, dan instansi.


DAFTAR PUSTAKA:

·         Sastrohadiwiryo. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Gramedia Sarana Indonesia.

Jumat, 15 Januari 2016

MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN

Manajemen keuangan adalah segala kegiatan atau aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana cara memperoleh pendanaan modal kerja, menggunaka atau mengalokasikan dana, dan mengola aset yang dimiliki untuk mencapai tujuan utama perusahaan. Tujuan utama Manajeman keuangan untuk memaksilamkan nilai tambah terhadap asset yang di miliki oleh pemegang saham.
            Menurut M Lukman Syamsuddin adalah Manajemen keuangan adalah semua aktivitas uang dilakukan oleh perusahaan yang berhubungan dengan upaya memperoleh dana yang dibutuhkan demgam adanya biaya uang seminimal mungkin dengan syarat yang menguntungkan serta upaya untuk mempergunakan dana yang diperoleh tersebut secara efisien dan efektif. Dan menurut James Van Horne: Manajemen keuangan adalah semua kegiatan atau aktivitas uang berhubungan langsung dengan perolehan pendanaan serta pengelolaan aset (aktivia) dengan tujuan yang menyeluruh.
            Selain menguasi dasar-dasr teori dan konsen manajemen keuangan seorang manar keuangan pada praktiknya harus memahami pulu bidang ilmu terkait. Bidang ilu yang sangat berhubungan manajemen keuangan adalah sister informasi akuntansi.

DAFTAR PUSTAKA:
M. Lukman, Syamsuddin. 2001. Manajemen Keuangan Perusahaan. Jakarta: Bina Graha.
James C, Van Horne. 2005. Prinsip-Prinsip Manajemen Keuangan. Jakarta: Selemba Empat.

Senin, 11 Januari 2016

PASAR DAN MANAJEMEN PEMASARAN

Pasar adalah tempat dimana pembeli dan penjual berkumpul untuk mempertukarkan barang-barang mereka atau lebih jelas tekpat pertemuan pembeli dan penjual. Pasar terdiri dari semua pelanggan potensi yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu yang sama. Yang mungkin bersedia dan mampu melaksanakan pertukaran untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan itu. Atas dasar perilaku tujuan pembeliannya pasar di bedakan menjadi dua kelompok. Yaitu pasar konsumen akhir dan pasar komsumen antara.
 Pasar konsumen akhir sering haying disebut sebagai pasar konsumen, meliputi pribadi atau rumah tangga. Tujuan pasar konsumen mengkonsumsi barang  untuk keperluan sendiri dan untuk rumah tangganya. Pasar konsumen antara sering dikenal sebagai produsen, pasar industrial atau pasar organisasional. Tujuan pasar industrial mengkonsumen barang untuk keperluan pihak lain. Menurut William J. Stanton (1993) pasar adalah orang-orang yang mempunyai kebutuhan dan keinginan untuk puas, uang untuk berbelanja dan kemauan untuk belanjakan.
            Manajemen pemasaran adalah salah satu kegian pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahannya, berkembang, dan mendapatkan laba. Proses pemasaran itu dimulai jauh sebelum barang-barang di produksi, dan tidak berakhir dengan penjualan. Kegiatan pemasaran perusahaan harus juga memberikan kepuasan kepada konsumen jika menginginkan usaha berjalan terus, atau konsumen mempunyai pandangan yang leih baik terhadap perusahaan. Menurut Buchari Alma (2004) manajemen pemasaran adalah merencanakan, pengarahan, dan pengawasan seluruh kegiatan pemasaran perusahaan ataupun bagian pemasaran.


DAFTAR PUSTAKA
Stanton, Willian, J. 1993. Prinsip Pemasara. Jakarta: Edisi 1 Penerbit Erlangga.
Alma, Buchari. 2004. Manajemen Pemasaran. Bandung: Alfabeda.

Menejemen bisnis dan bentuk organisasi

Bisnis merupakan kegiatan dalam menjual produk atau jasa agar memberikan keuntungan bagi pemiliknya . manajemen , yaitu bagian yang merencakan , mengelola, dan menjalankan bisnis. Komponen ini bisa di sebut sebagai komponen berada di belakang layar. Manajemen yang menentukan pertumbuhan atau kebangkrutan suatu usaha. Dengan adanya suatu pengelolaan dan manajemen yang baik maka suatu perusahaab akan mampu bertahan dari segala tekanan, Kendal, dan rintangan yang ada. Tidak selamanya suatu perusahaan yang telah melakukan segala sesuatunya dengan baik dan sukses. Terkadang ada beberapa kendala atau halangan yang tidak dapat dihindari contohnya contohnya tertipu rekan kerja atau tertimpah bencana serta kendala-kendala lainnya.

Organisasi merukapan salah satu sarana untuk mencapai tujuan perusahaan melalui pelaksanaan fungsi-fungsi menejemen yang dilakukan seorang pemimpin dengan dengan organisasinya. Jadi keberhasilan perusahaan tergantung pada organisasi terutama struktur organisasi yang dianut. Sebab keberhasilan dan kegagalan organisasi sengan berhubungan dengan para anggotanya. Keberhasilan organisasi karena adanya kerjasama yang baik antara anggotanya dalam suatu organisasi,sehingga keberhasilan didalam organisasi tersebut. Sebab kegagalan kurang atau kompaknya suatu anggota yang menyebabkan kegagalannya organisasi.