Laporan
keuangan dapat diartikan sebagai laporan pertanggung jawaban manajer atau
pimpinan perusahaan atas pengelolaan perusahaan yang dipercaya kepada
pihak-pihak luar perusahaan. Pihak-pihak luar ini terdiri atas pemilik
perusahaan, pemerintah, kreditor, dan pihak lain yang berkepentingan. Menurut Harahap
(2006) berpendapat bahwa laporan keuangan merupakan laporan yang berisi
gambaran keadaan keuangan serta hasil usaha dari sebuah perusahaan disaat atau
kurun waktu tertentu. Laporan keuangan tersebut dikeluarkan oleh suatu
perusahaan merupakan ringkasan dari harta, kewajiban, dan kinerja operasi
selama suatu periode akuntansi tertentu. Pada umumnya laporan keuangan terdiri
dari tiga hal utama, yaitu neraca, laporan, laba rugi, dan laporan perubahan modal.
Laporan
keuangan bertujuan untuk membantu pemakai dalam memperkirakan masa dapan
perusahaan dengan cara membandingkan, mengevaluasi, dan menganalisis
kecenderungan dari berbagai aspek keuangan perusahaan. Menurut munawir (2004)
mengatakan bahwa laporan keuangan merupakan sebuah progress report atau laporan
kemajuan. Laporan keuangan menggambarkan klasifikasi kegiatan ekonomi sebuah
perusahaan atau ringkasan sejumlah transaksi keuangan dalam periode tertentu. Laporan
keuangan itu memiliki peran penting di dalam maupun diluar perusahaan. Dari laporan
keuangan dapat menjadi gambaran perusahaan, bagaimana kinerja keuangan serta
manajemen perusahaan. Laporan keuangan itu dapat menilai apakah sebuah
perusahaan memiliki kinerja yang baik atau tidak.
Kinerja
perusahaan merupakan suatu gambaran tentang kondisi keuangan suatu perusahaan
yang dianalisis dengan alat-alat analisis keuangan, sehingga dapat diketahui
mengenai baik buruk keadaan keuangan suatu perusahaan yang mencerminkan
prestasi kerja dalam periode tertentu. Hal ini sangat penting agar sumber daya
digunakan secara optimal dalam menghadapi perubahan lingkungan. Penilaian kinerja
keuangan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pihak manajemen
agar dapat memenuhi kewajiban terhadap para penyandang dana dan juga untuk
mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Menurut
halfert (1996) mengatakan bahwa kinerja perusahaan adalah hasil dari banyak keputusan
individual yang dibuat secara terus menerus oleh manajemen. Dari pendapat
tersebut dapat diketahui bahwa kinerja merupakan indikator dari baik buruk keputusan
manajemen dalam pengambilan keputusan. Manajemen dapat berinteraksi dengan
lingkungan interen maupun eksteren malalui informasi. Informasi tersebut lebih
lanjut dituangka atau dirangkum dalam laporan
keuangan. Jadi laporan keuangan sangat penting bagi kinerja perusahaan.
DAFTAR PUSTAKA:
Harahap, Sofyan. 2006. Analisis Kritis Laporan Keuangan. Jakarta:
Edisi Pertama, Raja Grafindo Persada.
S. Munawir. 2004. Analisis
Laporan Keuangan. Yogyakarta: Liberty.
Helfert. Erich. 1996. Teknik Analisis keuangan. Jakarta:
Erlangga.